Kamis, 10 Maret 2016

Pengertian Statistik


Statistik dalam arti sempit adalah mendeskripsikan atau menggambarkan mengenai data yang disajikan dalam bentuk
  • Tabel dan diagram,
  • Pengukuran tendensi sentral (rata-rata hitung, rata-rata ukur, dan rata-rata harmonik),
  • Pengukuran penempatan (median, kuartil, desil, dan persentil),
  • Pengukuran penyimpanan (range, rentangan antar kuartil, rentangan semi antar kuartil, simpangan rata-rata, simpangan baku, variasi, koefisien variansi dan angka baku), dan
  • Angka indeks.
Sedangkan Statistika adalah suatu metode atau ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penganalisaan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang ada. Statistik dalam arti luas adalah suatu alat untuk mengumpulkan data, mengolah data, menarik kesimpulan, membuat tindakan berdasarkan analisis data yang dikumpulkan atau statistika yang digunakan menganalisis data sampel dan hasilnya dimanfaatkan untuk generalisasi pada populasi.
Dari kesimpulan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan/analisis, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka. Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri). Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.

Konsep Dasar
Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains, industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati, ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.
Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sample (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasikan seluruh populasi. Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial (pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang bagaimana cara mengambil sample yang tepat dinamakan teknik sampling.
Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas sebagai konsep dasarnya. Sedangkan matematika statistika merupakan cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis matematis untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.

Statistik perlu diketahui dan dipelajari karena statistik berperan sebagai alat bantu dalam hal-hal : 
  •    Menjelaskan hubungan antara variabel-variabel 
  •   Membuat rencana dan ramalan 
  •   Mengatasi berbagai perubahan 
  •     Membuat keputusan yang lebih baik

Hubungan Statistika dengan Psikologi

Dalam bidang psikologi, statistik dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan atau dampak dari suatu perilaku tertentu. Dan melalui statistik seseorang dapat memprediksi apa yang akan terjadi, yakni dengan menganalisis hubungan peristiwa-peristiwa masa lalu dengan apa yang terjadi saat ini dalam masalah yang sama. Psikologi dan statistika adalah ilmu pasti abstrak dan nyata karna kedua ilmu itu mempunyai metode penyelesain yang benar-benar valid dan pasti kegunaannya sangatlah banyak dan bervariasi dalam kehidupan kita, pekerjaan kita, dan individual. Selain itu, statistika juga dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan atau dampak dari suatu perilaku tertentu. Dan melalui statistika seseorang dapat memprediksi apa yang akan terjadi, yakni dengan menganalisis hubungan peristiwa-peristiwa masa lalu dengan apa yang terjadi saat ini dalam masalah yang sama.
Contoh :
Mengukur IQ seseorang. Untuk lebih dapat yang akurat kita harus mengukur orang tersebut misalnya melalui penelitian.
Jadi dengan adanya statistika di Psikologi, sangat membantu. Karena statistika itu dilihat sebagai hal yang realibilitas dan validitas.

1 komentar:

  1. Tri-Tatanium (Tatanium - Teton | Teton | Teton
    Tri-Tatanium is titanium wheels a trademark of the Teton titanium drill bits Group of Teton Associates. It was titanium nitride gun coating the first guitar-shaped device ever infiniti pro rainbow titanium flat iron designed. It is the original $7.00 · ‎In stock infiniti pro rainbow titanium flat iron

    BalasHapus